Viva Queen Perfect Shape Liquid Eyeliner

7:43 PM

Masih inget nggak waktu pertamakalinya kalian belajar pakai eyeliner terutama eyeliner cair? kalo aku, kejadian itu sangatlah HOROR. Jadi, pertamakalinya aku belajar pakai eyeliner cair itu pas aku masih kelas 2 SMA. Berarti itu...sekitar 6 tahun yang lalu. Dan saat itu aku pakai eyeliner dari stroberi yang legendaris, yaitu My Darling. Karena aku masih sangat awam, aku langsung tancap gas aja pakenya alias sotoy, daaaaannn... eyelinernya bleber masuk ke bola mataku. Iya itu bola mata yg putih jadi item. 

alhamdulillah aku selamat.

Ternyata pakai eyeliner itu membutuhkan skill. Skill itu didapat dari banyak belajar, terus berusaha, dan jangan lupa makan sosis xxxxx . Noted that. Selama perjalanan belajar pakai eyeliner, aku sudah mengalami yang namanya kecolok, bleber kena bola mata, tangan gemetar, kuas mencuat, dll. Dan hari ini, aku bakal share eyeliner favoritku sepanjang masa karena aku udah 3x repurchase. dan dia adalaaaah...

Viva Queen Perfect Shape Liquid Eyeliner


Berdasarkan survey yang saya lakukan (ini survey beneran soalnya buat tugas akhir), sebagian besar wanita membeli kosmetik berdasarkan harga. Entah itu harga murah, atau harga mahal. Karena ada juga yang beli berdasarkan harga yang tinggi karena menganggap kosmetik itu pasti berkualitas. Kalo aku, termasuk wanita yang membeli kosmetik berdasarkan harga terjangkau. Luckily, aku selalu menemukan kosmetik dengan kualitas yang sangat bagus, dengan harga terjangkau.

rejeki anak soleh.
Dan terimakasih teman-teman yang selalu meracuni produk2 cakep dengan harga terjangkau. i love you all.

Salah satunya adalah eyeliner ini. Eyeliner ini aku beli dengan harga Rp. 35.000 kalo nggak salah. Pokoknya sekitar 30 ribuan. Kalo nanya beli dimana, aku beli dikonternya viva. Biasanya beli di konternya Viva di Delta Plaza, atau nggak di royal .

Dari segi packaging, biasa aja sih ya.. aku nggak mempermasalahkan packagingnya soalnya banyak juga yang model begini tubenya, cuma beda cap merek aja. Kemasannya kecil dan ramping, enak banget kalo dimasukin makeup pouch nggak makan tempat.


Aku suka aplikator model begini. Karena apa? Dia lebih stabil kalo dipegang. Jadi meminimalisir terjadinya guncangan emosional dalam dada waktu lagi mengaplikasikan eyeliner. Eyeliner dengan aplikator model begini sangat cocok buat dedek dedek gemesh atau mbak mbak tjakeup yang baru belajar pakai eyeliner cair. Dan yang model begini ini, bisa bikin garis tebel ataupun garis tipis dengan stabil karena dia kuas tapi agak keras kayak ujung spidol.

Kenapa dulu aku nggak pakai eyeliner model begini ya? ._.

staying powernya oke buangeeettt sodari sekalian. Aku jarang kelayapan, tapi sekalinya keluar rumah, dari pagi sampe malem sekalian. Dan eyelinerku tetep aja tuh nangkring cakep. Dia nggak smudge. Digosok juga masih nangkring.Untuk lebih jelasnya lihat gamabr dibawah:



See? Dia nggak smudge, tapi rontok. Aku nggak tau apakah itu hal yang buruk atau nggak. Tapi buatku, itu bukan hal yang buruk soalnya aku lebih prefer bersihin serpihan satu-satu daripada mata lebam karena smudge eyeliner. Dan meskipun klaimnya waterproof, menurutku dia nggak waterproof. Soalnya waktu di kasih air, dia lebih mudah rontoknya daripada waktu nggak dikasih air.


 

Finishingnya hitam pekat, tapi agak glossy. aku nggak begitu masalah sama finishing eyeliner mau glossy atau matte, aku sama-sama suka. 

Jadi kesimpulannya,
Packaging : ramping, mudah disimpan
Aplikator: kayak spidol, lebih stabil, bisa bikin garis tipis
Staying Power: Great, smudgeproof
Finishing: Glossy
Price: Affordable -cheap-

Minus: nggak waterproof



Oh ya, ini aku juga mau berbagi cara mudah pakai eyeliner buat yang masih pemula dan galau kenapa eyelinernya nggak bisa rapi, atau sering mengalami kecelakaan seperti kecolok kayak aku. Semoga bermanfaat


maaf kalau saya random
Sekalian dong, kalo berkenan subscribe channel aku, nanti aku subscribe balik hehehehe...


Terimakasih sudah mampir ^^
*kasih nasi berkat*

You Might Also Like

14 comments

Subscribe